NasDem Dukung Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp 5 Ribu
- account_circle Mais Nurdin
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kemacetan lalu lintas di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta terus menjadi tantangan besar yang memerlukan solusi transportasi massal yang terintegrasi dan terjangkau. Proyek pembangunan Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta rute Kelapa Gading menuju Manggarai kini menjadi salah satu proyek strategis yang sangat dinantikan oleh warga ibu kota untuk mempermudah mobilitas harian mereka.
Langkah ini mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. Partai NasDem DKI Jakarta, melalui Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap tarif LRT Jakarta untuk rute Kelapa Gading-Manggarai yang diusulkan sebesar Rp 5.000, menilai angka tersebut sangat ideal bagi masyarakat.
Tarif Rp 5 Ribu Dinilai Sangat Ideal untuk Masyarakat
Tarif sebesar Rp 5.000 untuk rute strategis ini dianggap sebagai angka yang pas dan ramah di kantong masyarakat luas. Menurut Wibi Andrino, penetapan tarif yang terjangkau merupakan kunci utama agar masyarakat mau beralih dari moda transportasi pribadi ke transportasi umum.
Wibi Andrino menegaskan bahwa dukungan terhadap tarif Rp 5.000 ini bukan tanpa alasan. Dengan harga tiket yang terjangkau, LRT Jakarta diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pekerja kantoran hingga pelajar, sehingga efektivitas jalur baru ini dapat dirasakan secara maksimal.
Upaya Menekan Ketergantungan pada Kendaraan Pribadi
Selain masalah tarif, kehadiran LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai ini mengemban misi besar untuk mengurai kemacetan parah di Jakarta. Hubungan antara wilayah utara (Kelapa Gading) dan pusat transportasi selatan-pusat (Manggarai) selama ini kerap mengalami kepadatan lalu lintas yang tinggi pada jam sibuk.
Wibi Andrino menyampaikan harapannya agar operasional LRT rute baru ini kelak mampu mengurangi tingkat ketergantungan warga Jakarta terhadap kendaraan pribadi secara signifikan. Penggunaan kendaraan pribadi yang berlebihan tidak hanya memicu kemacetan, melainkan juga berkontribusi pada polusi udara di Jakarta.
LRT Jakarta sebagai Solusi Transportasi Terintegrasi
Stasiun Manggarai sendiri saat ini dipersiapkan sebagai stasiun sentral yang menghubungkan berbagai moda transportasi massal lainnya, termasuk Commuter Line (KRL) dan Bandara Soekarno-Hatta. Dengan terhubungnya LRT Jakarta dari Kelapa Gading ke Manggarai, integrasi antarmoda transportasi di Jakarta akan semakin solid dan memudahkan perjalanan warga tanpa harus keluar ke jalan raya.
Dukungan dari legislatif seperti yang disampaikan oleh politisi Partai NasDem ini menjadi modal penting bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mempercepat realisasi dan memastikan layanan transportasi publik yang prima bagi seluruh warga Jakarta.
- Penulis: Mais Nurdin



Saat ini belum ada komentar