Pinka Haprani Hibur dan Beri Trauma Healing Anak Korban Gempa NTT
- account_circle Mais Nurdin
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bencana alam sering kali menyisakan luka mendalam, tidak hanya secara fisik tetapi juga psikologis, terutama bagi anak-anak yang belum mampu mencerna situasi darurat dengan sepenuhnya. Guna meringankan beban mental tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Pinka Haprani, menunjukkan kepedulian nyata dengan mengunjungi langsung para korban terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kehadiran putri dari Ketua DPR RI Puan Maharani ini membawa misi khusus kemanusiaan, yaitu memberikan layanan pemulihan trauma (trauma healing) kepada anak-anak penyintas gempa. Kegiatan interaktif ini bertujuan untuk mengembalikan keceriaan yang sempat hilang sekaligus mengurangi dampak trauma psikologis pascabencana yang berisiko mengganggu tumbuh kembang mereka.
Pentingnya Pendampingan Psikologis Pasca-Gempa
Langkah pemulihan trauma menjadi salah satu fase krusial yang tidak boleh terlewatkan dalam penanganan pascabencana. Anak-anak yang mengalami peristiwa traumatis seperti gempa bumi kerap menyimpan rasa takut, kecemasan berlebih, dan perasaan tidak aman yang mendalam. Melalui pendekatan yang hangat, Pinka Haprani berupaya mengalihkan perhatian anak-anak dari memori buruk bencana.
Dalam aksi sosial ini, berbagai aktivitas menyenangkan dirancang untuk menghibur para korban cilik. Pendekatan persuasif ini diharapkan mampu memberikan rasa aman, memulihkan kestabilan emosi anak-anak, serta membantu mereka kembali menatap masa depan dengan penuh optimisme di tengah masa pemulihan pascabencana di NTT.
Artikel ini disadur dan ditulis ulang. Sumber: news.detik.com
- Penulis: Mais Nurdin



Saat ini belum ada komentar