Maling Pecah Kaca Beraksi di Depok, ECU Dua Gran Max Digasak
- account_circle Mais Nurdin
- calendar_month 44 menit yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kasus kriminalitas jalanan dengan modus pecah kaca mobil kembali meresahkan warga. Kali ini, aksi kejahatan tersebut menyasar wilayah Depok, Jawa Barat. Tidak tanggung-tanggung, pelaku mengincar komponen vital kendaraan yang memiliki nilai jual tinggi di pasar sekunder.
Dalam insiden terbaru ini, dua unit mobil Daihatsu Gran Max menjadi sasaran empuk komplotan maling tersebut. Pelaku berhasil membawa kabur komponen penting kendaraan setelah merusak kaca jendela mobil korban yang sedang terparkir.
Dua Unit ECU Gran Max Raib Digondol Pencuri
Aksi pencurian ini menggunakan modus operandi yang cukup klasik namun tetap efektif, yaitu memecahkan kaca jendela mobil untuk mendapatkan akses cepat ke dalam kabin. Target utama para pelaku bukanlah barang berharga biasa seperti laptop atau ponsel, melainkan Electronic Control Unit (ECU) dari kedua mobil Gran Max tersebut.
ECU sendiri merupakan komponen vital atau bisa dibilang sebagai “otak” dari kendaraan modern yang mengatur seluruh sistem kelistrikan serta kinerja mesin. Tanpa adanya komponen ini, mobil dipastikan tidak akan bisa menyala dan dioperasikan. Keberadaannya yang sangat krusial membuat suku cadang ini bernilai tinggi.
Korban Mengalami Kerugian Hingga Belasan Juta Rupiah
Akibat hilangnya dua unit ECU dari mobil Gran Max tersebut, korban harus menelan pil pahit. Total kerugian materiil yang dialami korban akibat aksi pencurian dengan modus pecah kaca ini ditaksir mencapai Rp13 juta.
Kerugian tersebut tentu sangat memberatkan, terlebih karena mobil jenis niaga seperti Gran Max biasanya digunakan untuk mendukung operasional usaha sehari-hari. Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi para pemilik kendaraan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan mereka, terutama di area yang minim pengawasan.
Artikel ini disadur dan ditulis ulang. Sumber: news.detik.com
- Penulis: Mais Nurdin



Saat ini belum ada komentar