Modus Tanya Alamat, Jambret di Semarang Seret Nenek Suwarti
- account_circle Mais Nurdin
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Aksi kriminal jalanan kembali terjadi di Kota Semarang dan menyasar warga lanjut usia. Seorang nenek bernama Suwarti menjadi korban penjambretan dengan modus operandi yang memanfaatkan kelengahan korban. Pelaku melancarkan aksinya dengan berpura-pura menanyakan alamat sebelum akhirnya merampas barang berharga korban.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada tanggal 19 Agustus 2026. Akibat tindakan keji pelaku yang langsung memacu kendaraannya, Nenek Suwarti dilaporkan sempat terseret di jalanan. Kejadian ini pun langsung memicu penyelidikan intensif oleh aparat penegak hukum setempat.
Modus Pura-Pura Tanya Alamat
Dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan modus klasik yang sering kali mengecoh masyarakat. Pelaku mendekati korban dengan berpura-pura tidak mengetahui jalan dan menanyakan alamat tertentu. Saat korban berusaha memberikan bantuan petunjuk jalan, pelaku memanfaatkan momen tersebut untuk merampas barang milik korban.
Dalam insiden ini, tarikan yang kuat dari pelaku membuat Nenek Suwarti tidak mampu menjaga keseimbangan. Tubuh korban sempat terseret saat pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara setelah berhasil menguasai barang korban.
Polisi Lakukan Pengejaran
Pihak kepolisian segera bergerak cepat setelah menerima laporan mengenai insiden penjambretan yang menimpa Nenek Suwarti pada 19 Agustus 2026 tersebut. Polisi berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini guna memberikan rasa aman bagi warga Semarang, khususnya para lansia.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus memburu pelaku penjambretan tersebut. Polisi tengah mengumpulkan berbagai petunjuk di lapangan untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku secepatnya.
Artikel ini disadur dan ditulis ulang. Sumber: news.detik.com
- Penulis: Mais Nurdin



Saat ini belum ada komentar