Iran Balas AS: IRGC Serang Pangkalan Yordania dan Selat Hormuz
- account_circle Mais Nurdin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) melancarkan serangan balasan terhadap aset militer Amerika Serikat. Langkah agresif ini menandai eskalasi baru dalam konflik regional yang terus membara antara Teheran dan Washington.
Dalam pernyataan resminya, IRGC mengonfirmasi bahwa pasukannya telah menargetkan dua pangkalan udara Amerika Serikat yang berada di Yordania menggunakan rudal balistik. Serangan ini merupakan pemenuhan sumpah Iran untuk membalas tindakan militer terbaru yang diluncurkan oleh Washington sebelumnya.
Eskalasi Konflik dan Serangan Rudal Balistik IRGC
Pihak IRGC menegaskan bahwa operasi militer ini merupakan respons langsung terhadap serangan yang sebelumnya dilakukan oleh pasukan AS. Dengan mengerahkan rudal balistik berkekuatan tinggi, Iran berupaya menunjukkan kekuatan militer mereka dalam menghadapi kehadiran Amerika Serikat di kawasan tersebut.
Ketegangan Merembet hingga Selat Hormuz
Selain serangan udara terhadap pangkalan militer di Yordania, ketegangan juga dilaporkan meluas hingga ke jalur pelayaran vital di Selat Hormuz. Langkah Iran yang menyasar kapal-kapal di kawasan strategis tersebut semakin memperumit situasi keamanan maritim global, mengingat Selat Hormuz merupakan salah satu jalur utama distribusi minyak dunia.
Hingga saat ini, dunia internasional terus memantau dampak dari serangan rudal balistik ini terhadap stabilitas keamanan di Timur Tengah. Eskalasi bersenjata antara IRGC dan militer AS ini dikhawatirkan dapat memicu dinamika konflik yang lebih luas di kawasan.
Artikel ini disadur dan ditulis ulang. Sumber: news.detik.com
- Penulis: Mais Nurdin



Saat ini belum ada komentar