Viral Pagar Bolong Stasiun Jatinegara, KAI Imbau Warga Pakai JPO
- account_circle Mais Nurdin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan respons cepat terkait kondisi pagar pembatas yang rusak dan berlubang di kawasan Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur. Kabar mengenai infrastruktur yang kurang memadai ini sebelumnya sempat viral di media sosial setelah menarik perhatian masyarakat pengguna jalan dan penumpang kereta.
Menanggapi keresahan publik tersebut, manajemen PT KAI menyatakan komitmennya untuk segera mengambil tindakan nyata. Langkah perbaikan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus mencegah potensi bahaya yang mengancam keselamatan warga di sekitar area stasiun.
KAI Pastikan Perbaikan Pagar Pembatas Segera Dilakukan
Pihak PT KAI menegaskan bahwa proses perbaikan pagar pembatas yang bolong tersebut akan segera mereka laksanakan. Pagar pembatas di sekitar stasiun memiliki fungsi vital untuk mencegah akses ilegal ke area jalur kereta api yang aktif dan sangat berbahaya. Kerusakan pada pagar ini dinilai dapat memicu tindakan nekat dari oknum masyarakat yang ingin mengambil jalan pintas.
Melalui perbaikan ini, KAI berharap keamanan dan ketertiban di sekitar area Stasiun Jatinegara dapat kembali terjaga dengan optimal. Perusahaan terus memantau kondisi sarana serta prasarana penunjang di seluruh wilayah operasionalnya demi memastikan keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat sekitar.
Imbauan Penggunaan JPO Demi Keselamatan Bersama
Selain melakukan perbaikan fisik, PT KAI juga mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh warga dan calon penumpang. Perusahaan meminta masyarakat untuk selalu menggunakan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang telah tersedia sebagai sarana penyeberangan resmi.
Penggunaan JPO sangat krusial mengingat tingginya risiko kecelakaan jika warga nekat menerobos pagar pembatas atau menyeberang di jalur yang tidak semestinya. KAI mengingatkan bahwa keselamatan jiwa jauh lebih berharga daripada memotong waktu perjalanan dengan metode yang tidak aman.
Sinergi antara perbaikan fasilitas oleh KAI dan kepatuhan warga dalam memanfaatkan infrastruktur keselamatan diharapkan dapat menekan potensi bahaya di sekitar Stasiun Jatinegara secara maksimal.
Artikel ini disadur dan ditulis ulang. Sumber: news.detik.com
- Penulis: Mais Nurdin



Saat ini belum ada komentar