DLHK Banten Selidiki Pencemaran Cisadane, Sampel 3 Industri Diuji
- account_circle Mais Nurdin
- calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kondisi lingkungan di Sungai Cisadane. Pihak berwenang mengambil langkah taktis ini guna memastikan kelestarian salah satu sumber air vital di wilayah tersebut tetap terjaga dari potensi kerusakan ekologis.
Penyelidikan intensif ini bermula dari adanya laporan resmi mengenai dugaan pencemaran lingkungan yang mengancam ekosistem sungai. Laporan tersebut masuk ke meja DLHK Banten setelah dilayangkan oleh Banksasuci Foundation, sebuah organisasi masyarakat yang fokus pada pelestarian Sungai Cisadane.
Pengambilan Sampel Air di Tiga Titik Outlet Industri
Menindaklanjuti laporan dari Banksasuci Foundation, tim dari DLHK Banten segera meninjau lokasi untuk mengumpulkan bukti-bukti fisik. Petugas memfokuskan penyelidikan dengan mengambil sampel air langsung dari outlet atau saluran pembuangan milik tiga industri yang beroperasi di sekitar aliran sungai.
Petugas akan membawa sampel air tersebut ke laboratorium untuk menjalani pengujian ilmiah. Langkah ini krusial guna mengidentifikasi kandungan zat di dalam air, sekaligus membuktikan apakah ketiga industri tersebut membuang limbah yang melebihi baku mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan.
Melalui pengujian laboratorium yang kredibel, DLHK Banten berharap dapat menegakkan aturan lingkungan secara adil dan transparan. Langkah pengawasan ketat ini sekaligus menjadi peringatan bagi sektor industri agar selalu menjaga standar operasional yang ramah lingkungan demi keberlangsungan Sungai Cisadane.
- Penulis: Mais Nurdin



Saat ini belum ada komentar